-->

Mohon Doa! Seorang Pendeta di Libanon Diculik Hizbullah karena Membaptis Seorang Wanita Muslim

BEIRUT (LIBANON) - Diskriminasi dan pelanggaran kemanusiaan terhadap umat Kristen oleh orang-orang yang menyatakan agama  paling 'hebat' kembali terjadi.

Kaum supremasi di Libanon yang menganggap umat Kristen sebagai obyek penganiayaan karena berstatus 'dhimmi' (status non-Kristen di dalam negara Islam) kini kembali melakukan serangan mereka.

Seorang pastor bernama Walid Gharios pada Senin (07/05/2012) dicari dan diculik oleh kelompok garis keras Islam, Hizbullah.

Kepada Al Ahram, media online Libanon, seorang juru bicara Hizbullah mengatakan pendeta dari Gereja Katolik Bunda Pendamping di Baalbek telah membaptis seorang wanita muslim yang melarikan diri dari orang tuanya.

Juru bicara itu menambahkan, wanita tersebut menuju gereja dan menemui pendeta tersebut dan meminta pastor tersebut agar membaptisnya menjadi seorang Kristen, dan hal itulah yang membuat mereka marah karena wanita tersebut telah melanggar hukum Islam.

Sedangkan aparat keamanan dalam pernyataan pressnya mengatakan sedang bekerja untuk melacak keberadaan para penculik dan pendeta yang diculik. (AlAhram/TimPPGI)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari GerejaOnline selain "" di Grup Telegram Gereja. Klik link https://t.me/kabargereja kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Gereja Online


Iklan Bawah Artikel