-->

Pdt Benny Giay : Front Pembela Islam (FPI) Tidak Boleh Masuk di Tanah Papua

JAYAPURA (PAPUA) - "Agama yang damai dapat masuk di Papua, tapi ormas yang bikin kacau dan meresahkan seperti FPI (Front Pembela Islam) tidak diperbolehkan datang," seru Pendeta Benny Giay, Ketua Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua.

Hal ini ditegaskan saat ditemui di Kantor Sinode KINGMI Papua di Jayapura pada Senin (19/03/2012) menanggapi sikap-sikap kelompok intoleran bertopeng agama yang kian meresahkan kehidupan beragama di Indonesia, sembari menyambut positif sikap penentangan Masyarakat Adat Dayak yang dengan teguh menolak ormas penuh kekerasan dan kebencian terselubung ini.

"Apa yang dilakukan masyarakat Kalimantan Tengah sudah wajar, mereka [FPI] menggangu kedamaian dengan kekerasan."

Sama halnya seperti masyarakat Papua, lanjutnya. "Kalo FPI datang dengan bendera mereka [kekerasan], mereka tidak akan masuk [di Papua]."

"Karena mereka telah mengganggu tujuan utama rakyat Papua, [yakni] Papua tanah damai," imbuhnya menandaskan FPI ataupun ormas apapun yang hadir dan merongrong kedamaian di Papua akan ditolak tanpa ada kompromi. (TimPPGI)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari GerejaOnline selain "" di Grup Telegram Gereja. Klik link https://t.me/kabargereja kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Gereja Online


Iklan Bawah Artikel