Hasyim Muzadi : Masalah GKI Yasmin Dijadikan Manuver Politik oleh Oknum Tertentu
pada tanggal
Kamis, 02 Februari 2012
Edit
JAKARTA - "Saya sudah banyak menyelesaikan puluhan konflik [antarumat] agama, [seperti] masjid di Kupang yang tidak dikasih izin, dan banyak lagi. Hanya GKI Yasmin ini yang tak bisa selesai."
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) Hasyim Muzadi, yang menengarai ada unsur kesengajaan memperpanjang kasus ini, Padahal dampaknya besar, tak hanya bagi yang bertikai, tapi juga dampak hukum, juga masalah suku, agama, dan ras (SARA), jelasnya, seperti dirilis Tempointeraktif.
Dia sangat menyayangkan sikap Wali Kota Bogor Diani Budiarto yang tidak mau menyentuh masalah kerukunan beragama.
"Dia hanya bilang IMB hak saya, sementara GKI juga enggak mau cepat selesai. Ada kecenderungan ambil untung dari proses ini," kata Hasyim
Permasalahan GKI Yasmin disinyalir dijadikan manuver politik oleh oknum-oknum tertentu. Sejauh ini Hasyim meragukan kinerja pemerintah pusat dalam penyelesaian kasus ini. "Ya karena sudah wataknya," kata dia lagi. (Tempo/Reformata)
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) Hasyim Muzadi, yang menengarai ada unsur kesengajaan memperpanjang kasus ini, Padahal dampaknya besar, tak hanya bagi yang bertikai, tapi juga dampak hukum, juga masalah suku, agama, dan ras (SARA), jelasnya, seperti dirilis Tempointeraktif.
Dia sangat menyayangkan sikap Wali Kota Bogor Diani Budiarto yang tidak mau menyentuh masalah kerukunan beragama.
"Dia hanya bilang IMB hak saya, sementara GKI juga enggak mau cepat selesai. Ada kecenderungan ambil untung dari proses ini," kata Hasyim
Permasalahan GKI Yasmin disinyalir dijadikan manuver politik oleh oknum-oknum tertentu. Sejauh ini Hasyim meragukan kinerja pemerintah pusat dalam penyelesaian kasus ini. "Ya karena sudah wataknya," kata dia lagi. (Tempo/Reformata)
