-->

Bukti Toleransi : Umat Katolik dan Muslim di Midsayap, Mindano Selatan Rayakan Festival Halad

MANILA (FILIPINA) - Umat Muslim di Mindanao, Filipina bagian selatan, berpartisipasi dalam sebuah festival tradisional Katolik untuk pertama kali pada akhir pekan yang menyoroti rekonsiliasi dan perdamaian di pulau itu.

Mereka bergabung bersama dalam perayaan “halad” ke-34, sebuah pesta dua hari untuk menghormati Sto NiƱo (Anak Yesus), di Midsayap, Propinsi Cotabato Utara.

Warga Desa Muslim dari Mamasapano, provinsi Maguindanao, bersama dengan umat Katolik bersuka ria dalam festival itu pada Sabtu dengan tarian tradisional yang diadakan sepanjang jalan utama di Midsayap.

Salah seorang dari para peserta Muslim mengatakan mereka ingin bergabung dengan perayaan itu untuk menunjukkan rasa solidaritas dan mempromosikan hubungan antaragama sehingga “koeksistensi damai” dapat berjalan di kalangan umat Islam, Kristen dan masyarakat adat di negara mayoritas Katolik ini.

Kamsa, seorang peserta Muslim lain, mengatakan ia tidak keberatan dengan “saudara-saudaranya beragama Katolik” dalam parade itu dengan membawa gambar Sto Nino.

“Karena semua, kami umat Islam menghormati Yesus sebagai salah satu Rasul Allah yang agung,” kata Kamsa, saat ia menyampaikan terima kasih kepada walikota Midasayap, Manuel Rabara, yang mengundang mereka ke pesta itu.

Pesta berakhir kemarin dengan makan malam bersama dimana terdapat banyak hidangan lokal yang dimasak dan dibagikan secara gratis. (Ucanews/CathnewsIndonesia)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari GerejaOnline selain "" di Grup Telegram Gereja. Klik link https://t.me/kabargereja kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Gereja Online


Iklan Bawah Artikel