Keuskupan Belgia Tolak Tuduhan Pelecehan Seksual
pada tanggal
Minggu, 18 September 2011
Edit
BRUSSEL (BELGIA) - Gereja Katolik Keuskupan Belgia menolak tuntutan yang diajukan oleh sekelompok korban pelecehan seks. Menurut pengacara keuskupan, tuntutan itu tidak sah.
Proses ini mulai diglear di pengadilan Gent pada hari Jumat (16/09/2011), namun langsung mengalami penundaan. Gereja Katolik Roma mengajukan permintaan agar proses ini ditangani oleh komisi yang terdiri dari beberapa hakim.
Sekelompok korban menuntut ganti rugi dari keuskupan, gereja Katolik di Belgia dan Vatikan. Tapi terlebih dulu mereka menginginkan pengakuan, kata pengacara pembela.
Pendeta yang mengungkap kasus pelecehan seks pada tahun 90-an, Rik Devillé, menyebut reaksi gereja sebagai hal yang tidak bisa diterima. "Gereja lebih baik mengadakan dialog dengan para korban pelecehan dan tidak bersembunyi dibalik taktik yuridis" katanya. (RNW)
Proses ini mulai diglear di pengadilan Gent pada hari Jumat (16/09/2011), namun langsung mengalami penundaan. Gereja Katolik Roma mengajukan permintaan agar proses ini ditangani oleh komisi yang terdiri dari beberapa hakim.
Sekelompok korban menuntut ganti rugi dari keuskupan, gereja Katolik di Belgia dan Vatikan. Tapi terlebih dulu mereka menginginkan pengakuan, kata pengacara pembela.
Pendeta yang mengungkap kasus pelecehan seks pada tahun 90-an, Rik Devillé, menyebut reaksi gereja sebagai hal yang tidak bisa diterima. "Gereja lebih baik mengadakan dialog dengan para korban pelecehan dan tidak bersembunyi dibalik taktik yuridis" katanya. (RNW)
