-->

Pendeta Kingmi Papua Anggap Penambangan di Degeuwo, Paniai Sebagai Penebar Dosa

JAYAPURA (PAPUA) - Kehadiran perusahaan-perusahaan tambang di Degeuwo Kabupaten Paniai belum sepenuhnya berniat baik untuk menyahterakan rakyat jelata. “Masyarakat kecil semakin tersingkir dan tidak mendapatkan apa-apa dari perusahaan tambang emas Degeuwo” ujar Yosia Abudepa, Pendeta Gereja Kingmi Paniai kepada wartawan di Jayapura , Rabu (15/06/2011) di Jayapura.

Yosia menyebut kehadiran perusahaan-perusahaan tambang emas di Degeuwo Paniai sebagai penyebar dosa. Dan dibalik kepentingan perusahaan justru masyarakat kecil yang menjadi tumbal. “Kita bisa saksikan adanya Pekerja Seks Komersial, Pembuhuhan masyarakat sipil oleh militer karena mempunyai hubungan dengan pihak perusahaan tambang emas Degeuwo. Pihak perusahaan sebagai penyebar dosa kepada masyarakat kecil,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran perusahaan tambang emas di Degeuwo belum memenuhi harapan masyarat yang mendambakan hidup sejahtera dan makmur.

“Ratusan masyarakat sipil mengalami kehilangan nyawa akbibat dari desakan dan tuntukan mereka untuk membubarkan perusahaan-perusahan yang beroperasi sehingga mereka menggunakan aparat menjadi tameng dan memusnahkan masyarakat sipil,” pungkasnya.

Sumber: Tabloid Jubi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari GerejaOnline selain "" di Grup Telegram Gereja. Klik link https://t.me/kabargereja kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Gereja Online


Iklan Bawah Artikel